kembali

kembali aku ke rumah tua disisi jalan raya penghubung dua kota. ini kembalinya aku setelah kepergianmu. rumah dimana saudara tuaku di tanam, rumah kelahiranku. dulu, selalu ada penyambut kedatanganku. dengan senyummu, dengan tanyamu. disini pula hilang sudah senyum itu, tanya itu. sudah hampir 4 bulan lewat aku tidak lagi jumpa.

sekarang aku diatas rumah abadimu, berkunjung untuk sekedar melepas rasa rindu. semoga disana baik-baik saja. kumohonkan ampunan dari pemilik nyawa ini atas segala kesalahanmu. rumahmu tidak sebesar rumah duniamu. hanya 1×2 meter persegi dan kamu tidak sendiri.

semua terekam tak pernah mati…ya lagu yang dipopulerkan oleh the upstairs yang mungkin bisa buatku ingat akan dirimu

18 May 2006 jam sepuluh malam

Leave a Reply