Archive for September, 2006

kamu terlihat cantik semalam

Saturday, September 30th, 2006

sudah tidak terawih di masjid, kalah lagi. semalam LFC tidak bermain seperti biasa, lawan tim jelek permainan ikut jelek.ah sudah… hasil 2-0 tidak akan berubah, jadi hasil akhir. buat pak hakim garis, mohon untuk segera menge-check mata kembali karena keputusan anda membuat geram saja.

remember the 80′ies?

Wednesday, September 27th, 2006

ingatkah dengan tahoen delapan poeloehan, itoe bahasa indonesia dari joedoel diatas. mohon maaf djika salah arti karena saja hanja loeloesan pendidikan koersoes bahasa inggris tingkat basic 3. drop out karena malas. lagi-lagi ini kiriman dari toean danoe di bandoeng. saja sempat tertawa poeas setelah membatja apa jang mendjelaskan mengenai tahoen delapan poeloeh. semoea kenangan seperti timboel kembali, semoga kawan-kawan jang lahir di era ini dapat menikmati reoeni ketjil ini. nikmatilah!!

  • Rata-rata semua
      anak hafal dengan liriknya Madu dan Racun.

     
  • Kita sempat
      melewati masa yang panjang di mana kita pernah ngerasain punya TV hitam putih
     

     
  • TV model baru
      dengan remote control mulai diperkenalkan, walaupun yang berfungsi hanya
      tombol on-off dan volume. Kita nggak bisa searching karena hanya ada satu
      channel saja , TVRI

     
  • Pernah ngerasain
      sekolah setengah hari karena ada pertandingan tinju Mike Tyson
     

     
  • Pasti ingat dengan
      serial-serial TV berikut dan juga theme songnya: Little House on The Praire,
      Si Unyil, Si Huma, Losmen, Rumah masa depan, The Land of Giant, Six million
      dollar man, Kumkum, Chips, kartun Space Ghost, Return to Eden, BJ and The
      Bear, Muppet Show, ACI, Oshin, Centurions, Donal Bebek, Highway Man, dll.
     

     
  • Persewaan video
      dalam format beta

     
  • Film Video: Gaban,
      Google V, Sarifan, Lion Maru, Zabogar, Voltus V,
    Babilon
    Tower ,
      Megaloman

     
  • Acara musik
      favorit: Aneka Ria Safari dan Selekta Pop

     
  • Nunggu Film di TV
      sering kecewa karena musti diselingi acara Laporan Khusus setelah acara Dunia
      Dalam Berita

     
  • Ada Film akhir
      pekan tiap sabtu malam, ditungguin sekeluarga

     
  • Ingat Harmoko?
     

     
  • Tiap pagi dengerin
      sandiwara radio Brama Kumbara

     
  • Ingat Film:
      Grease, Jaka sembung, Catatan si Boy, Lupus, Ratapan anak tiri, Putri Giok,
      dan serial Dono Kasino Indro

     
  • Rano Karno musti
      main bareng dengan Lydia Kandou

     
  • Rambut jering
      berusaha meniru band Duran-Duran

     
  • Bersepeda dengan
      warna gang: cat yang sama

     
  • Anak orang mampu
      sepedanya BMX

     
  • Ada majalah
    Vista , Topchord, MG
     
  • Banyak yang ahli
      muter-muter buku dengan satu jari

     
  • Ada komik The Beatles, Storm,
      Arad dan Maya
      dan Trigan di majalah HAI, Pak Janggut
     
  • Komik NINA,
      Lima sekawan
      dan Trio Detektif jadi incaran koleksi

     
  • Ada yang suka
      mengkoleksi Buku Pustaka Dasar?
     
  • Break Dance dengan
      kostum rombeng-rombeng.

     
  • Sempat
      mengidolakan NKOTB

     
  • Di Ethiopia ada
      kelaparan

     
  • Presiden Amerika:
      Ronald Reagen

     
  • Headline koran:
      Arie Hanggara disiksa orangtuanya

     
  • Pernah doyan
      dengan buku cerita Nick Carter ato Eni Erow, buku apaan sih?

     
  • Kenal dengan tokoh
      Deni manusia Ikan yang suka ngomong bggluop–g-l-u-o-prttplb–plb
     

     
  • Wajib nonton G 30
      S PKI, setelah itu tiap bulan September pasti diputer terus di TV
     

     
  • Pakai sepatu merk Bata seperti yang dipakai oleh Jackie Chan dalam Drunken Master
     

     
  • Main
      Kelereng

     
  • Makan Es Lilin
      yang warna-warna

     
  • Gerhana Matahari
      total lewat di atas borobudur, jalanan sepi, semua nonton lewat TV - takut
      buta

     
  • Ngumpulin stiker
      dari bungkusnya Chiki Snack

     
  • Euis Darliah dan
      Benyamin S Duet

     
  • Lagu Suzanna diterjemahkan dalam banyak bahasa
     
  • Senam Seri D
      diganti dengan Senam kesegaran Jasmani

     
  • Kaset masih
      seharga 1500 rupiah, beberapa diantaranya berisi chord-chord gitar pada bagian
      dalam sampulnya (biasanya terbitan Aquarius). Label-label kaset yang ngetrend
      lainnya: Perina, Hins Collection, Pan Audio, King’s, Yess, Team record. Kalau
      nggak salah ada juga label :JK, khusus untuk terbitan kaset cengeng
     

     
  • Gombloh ngeluarin
      album "LIVE"

     
  • Tiap sore pulang
      sekolah main kwartet dan kartu dalam bentuk
      gambar2,,,

     
  • Sempat bikin label
      nama berupa stiker, tukar-tukaran dengan teman

     
  • sempat ngetrend
      kata-kata "nih ye", "gua kece", "lu memble"
  • Pernah punya
      koleksi Sanggar Cerita

     
  • Mata kita
      berbinar-binar bisa memiliki kesempatan bermain ATARI atau Nintendo versi
      awal, walaupun gambarnya masih sangat simpel tapi lebih mending daripada
      format game n watch atau pong yang juga sempat ngetrend pada masa itu.
     

Friendship

Tuesday, September 26th, 2006

Hai……..

Kata orang nich… Persahabatan adalah benang emas yang menyatukan hati
di seluruh dunia…

dan seorang sahabat juga menaruh kasih setiap waktu dan menajadi saudara
dalam setiap kesukaran.

the I give you 10 Principles for being Friends

1 Jangan ragu untuk menelepon sahabatmu kapan pun,

pagi, malam hari dan dalam keadaan apa pun.

2 Jangan pernah melupakan Sahabatmu.

3 Lupakan semua ketidaksempurnaan Sahabatmu

as you know nobody is perfect demikan juga sahabatmu telah

melupakan semua ketidaksempuraanmu.

4 Percayai sahabatmu dan sahabatmu akan selalu membuktikan

bahwa ia cukup berrharga mendapatkan kepercayaan darimu.

5 Berikanlah semangat yang sama kepada sahabatmu

seperti yang engkau inginkan ketika mereka memberikan

semangat, support atau dorongan kepadamu.

6 Siaplah untuk selalu tertawa, menangis, merayakan

menunjukkan rasa simpati, bermimpi, merencanakan

appun yang engakau inginkan bersama sahabatmu.

7 Berkomunikasi dengan sahabat saesering mungkin

dengan telepon, e-mail ataupun surat.

8 Berilah Maaf pada sahabatmu, karena sahabat sejati

selalu memaafkan sahabatnya

9 Jangan menghilang ketika sahabatmu berperilaku

sangat buruk, karena saat itulah dia memerlukanmu.

10 Hargailah Sahabatmu, karena ia mengasihimu dengan tulus

dan tanpa syarat

F R I E N D S H I P

Forgive each other

Refresh each other

Invest each other

Encourage each other

Nurture each other

Depend on each other

Share with each other

Help each other

Inspire each other

Pray for each other

ini adalah kiriman Toean Danoe di bandoeng, terima kasih sebeloemnja toean.
selamat menikmati kawan-kawan dan semoga kawan-kawan semakin mentjintai arti persahabatan.
salam boeat sahabat kawan-kawan dan merdeka!

ingat nona gita

Saturday, September 23rd, 2006

setahoen jang laloe masih akoe ingat
kita beloem berpentjar seperti sekarang
setahoen jang laloe masih akoe rasa
kita berkoempoel diantara masalah jang ada

git…sahoer ga?
sek dim….

menemboes oedara malam jang dingin
melihat iboe2 jang tjoetji badjoe malam2
diantara belek dan mata jang ingin terpedjam
kita wajib sahoer

itoe doeloe
setahoen jang laloe
tertawa akoe mengingatnja

jek eling ga git?…hehehe

boleh menciummu

Saturday, September 23rd, 2006

malam ini aku bolos buat terawih pertama di masjid, aku putuskan buat terawih di kos saja. akibat bentrok dengan pertandingan tim kesayanganku, liverpool di kandang. terpaksa tukar jadwal, semoga pak imam di masjid memaafkanku. tapi tidak dengan ALLAH SWT, DIA pasti marah besar…
ini kulakukan atas celetukan temanku, yang berkata lebih baik nonton bola tapi konsentrasi ke sholat daripada sholat konsentrasi ke bola…saran yang lumayan masuk otak setanku..hehehe..
tidak percuma aku melewatkan malam pertama dengan imam masjid karena pengorbananku terbayar lunas, 3-0 liverpool menang lawan totenham…terima kasih buat mark gonzalez, dirk kuyt, john arne riise atas gol2nya….besok aku janji datang pak imam…
pulang dari nonton di little anfield (alifa) bertepatan dengan kepulangan rombongan jamaah yang pulang dari masjid…mereka pulang dari masjid syamsul ulum, aku pulang dari masjid al anfield..hehehe..
nb: ndy, terima kasih atas sarannya. aku yakin imam masjid pasti kehilangan 2 anggota jamaahnya..begitu di absen, dimas???…..alpa…andy???…absen….hehehe

nanti malam aku datang

Friday, September 22nd, 2006


"Bukan hal gampang melawan tim sekelas
Liverpool. Apalagi mereka main di kandang dengan puluhan ribu suporter
yang sangat fanatik. Cara terbaik agar kami bisa mengalahkan mereka
adalah dengan memaksimalkan setiap peluang mencetak gol yang kami
punyai," kata Jol.

terjun bebas

Friday, September 22nd, 2006

sudah tidak ada lagi pegangan
berayun-ayun dalam kehampaan
hanya meninggalkan sisa tanya
tanpa harus ada jawaban
ini semua harus berakhir

kau bukan tujuanku
kau bukan sasaranku
sekarang

tidak perlu ada penyesalan
semua sudah terjadi
tidak sesuai rencana
biarkan saja

dia menggodaku

Friday, September 22nd, 2006

ada yang berbeda dari struktur gigiku
sudah beberapa hari ini aneh ketika mengunyah
gigi terakhir di ujung telah tumbuh
lengkap sudah pertumbuhan gigiku
ini tanda telah dewasa?
atau ini kenormalan dari tubuhku?

maafkan saya

Thursday, September 21st, 2006

maaf atas semua kesalahanku

dan di hari raya nanti kita pasti keluar sebagai pemenang

selamat menjalankan ibadah puasa

sampai disini teman-teman

merdeka!

Perjanjian Gianti

Tuesday, September 19th, 2006

Perselisihan intern di dalam kerajaan Mataram abad 18 dimanfaatkan oleh Belanda dengan menetrapkan politiknya “VERDEEL EN HEERS” itu. Belanda selalu  berhasil  muncul kalau ada perselisihan atau pemberontakan yang dilakukan oleh para anggota keluarga kerajaan Mataram. Atas keberhasilannya mengatasi konflik ineter Mataram  ini, Belanda memperoleh keuntungan, baik yang berupa konsesi ekonomi dan politik, maupun konsesi wilayah. Itulah sebabnya Mataram semakin melemah dan menciut hingga akhirnya tinggal sebesar daerah Surakarta dan Yogyakarta sekarang ini. 

Perselisihan itu dimulai dari beberapa Adipati didaerah pesisir utara pada zaman pemerintahan Sinuhun Amangkurat dan Sinuhun Pakubuwono ke .I Dalam permulaan abad 18.

Perselisihan macam inilah yang berhasil dimanfaatkan kompeni dengan aksi memberi bantuan pada salah satu pihak yg berselisih. Dengan bantuan kompeni, kerajaan Mataram yang sudah ada bibit konflik didalamnya, salah satu yang dibantunya dapat bangkit kembali, tetapi sudah barang tentu Belanda mendaptkan konsesi-konsesi pada pihak pemenangnya.

Tahun 1746 timbulnya perang saudara antara Sinuhun Pakubuwono ke-II dengan Pangeran Ario Mangkubumi, yang masih saudara sendiri dari Sinuhun Pakubuwono ke I, yang mengangkat senjata karena merasa diingkari janji oleh Sinuhun Pakubuwono ke II. Dalam janjinya itu Pangeran Ario Mangkubumi akan diberi hadiah wilayah Soekawati, apabila berhasil memadamkan pemberontakan yang dilakukan oleh Adipati Martonegoro yang  menyerbu kraton Kartosuro dengan mengerahkan pasukan Cina. Pemberontakan ini oleh pangeran Ario Mangkubumi dipadamkan setelah mengerahkan pasukan  bantuan dari Madura.

Pembatalan janji Sinuhun Pakubuwono II tentang penberian hadiah tanah Sukowati, dilakukan oleh Sinuhun Paku Pakubuwono II atas nasehat dan desakan patihnya yang bernama Pringgolajo, karena patih Pringgolojo sendiri sebenarnya merasa iri hati pada pangeran Ario Mangkubumi. Menurut nasehat patih Pringgolojo, sebaiknya hadiah wilayah Sukowati diganti saja dengan tanah seluas 1.000 cacah.

Dapat dimengerti mengapa Pangeran Ario Mangkubumi tidak senang atas pembatalan janji ini, sebab dianggapnya tidak layak seorang raja membatalkan apa yang pernah dijanjikannya. –sabdo pandito ratu-. Maka karena itulah Pangeran Ario mangkubumi akhirnya mengangkat senjata.

Dengan seluruh pengikutnya Pangeran Ario mangkubumi meninggalkan Kraton Kartasura, menuju ke selatan dan akhirnya sampai di Sukowati. Disinilah Pangeran Ario Mangkubumi mendirikan kubu pertahanannya, malah sekaligus mengangkat dirinya sebagai Susuhunan. Dalam gerakan ini Pangeran Mangkubumi mendapat bantuan dari Raden Mas Said, Pangeran Sambernyowo, yang juga adalah menantunya.

Sementara itu Sinuhun Pakubuwono II sakit keras, akhirnya wafat pada tahun 1749, dan digantikan oleh putranya Sinuhun Pakubuwana III.

Parang saudara yang berkepanjangan ini akhirnya dapat diakhiri berkat usaha kompeni, sehingga tercapai perdamaian berdasarkan suatu perjanjian, yang dinamakan Perjanjian Gianti, yaitu perjanjian damai antara Sinuhun Pakubuwono III dengan Pangeran Ario Mangkubumi. Perjanjain ini terjadi pada tahun 1755 dengan disaksikan kompeni, disuatu desa kecil Gianti, dekat dengan kota Karanganyar sekarang.

Dalam perjanjian ini disepakati bahwa wilayah Mataram dibelah menjadi dua bagian yang sama, “sigar semongko” istilahnya. Bagian barat untuk Sinuhun Pakubuwono III dan bagian timur untuk Pangeran Ario Mangkubumi.

Pada saat itu pula Pangeran Ario Mangkubumi sekaligus dinobatkan menjadi SULTAN HAMENGKUBUWONO KE I dengan gelar, Sultan Hamengkubuwono Senopati ing Ngalogo Abdurahman Sajidin Panotogomo Khafilatolah.

Namun kedua raja itu diikatkan dengan perjanjain dengan kompeni, dimana antara lain ditetapkan bahwa jika salah satu raja bertindak diluar perjanjian, raja dapat digantikan oleh orang lain atas tunjukan kompeni.

Demikianlah menurut Gerge D Larson dalam bukunya “Prelude to revolution Palaces and Politics in Soerakarta 1912-1942”. Sumber tulisan Gerge D Larson ini berasal dari MVO-MVO (Memorie van Overdracht) yang dibuat oleh para Gubernur Djendral, yang dapat dibaca di arsip  pada pemerintah negeri Belanda.

Menurut versi lain yang ditulis oleh seorang dosen dari Universitas Gajah Mada, pemberontakan yang dilakukan oleh Pangeran Ario Mangkubumi, yang benar ialah bukan ditujukan kepada Sinuhun Pakubuwono III, melainkan kepada kompeni. Perang lawan kompeni ini dengan tujuan untuk membatalkan suatu perjanjian yang dibuat oleh Sinuhun Pakubuwono II dengan kompeni, dalam perjanjian mana Sinuhun Pakubuwono ke-II menyerahkan seluruh wilayah Mataram kepada kompeni. Oleh Pangeran Ario Mangkubumi perjanjian itu dianggap kurang wajar, sebab perjanjian itu dibikin dan ditanda-tangani oleh Sinuhun Pakubuwono ke-II, 3 hari menjelang wafatnya. Karena itu Pangeran Ario Mnagkubumi menuntut dibatalkannya perjanjian itu. Untuk inilah Pangeran Ario Mangkubumi angkat senjata melawan kompeni.

Sebenarnya Pangeran Ario Mangkubumi belum bersedia mengadakan perdamaian dan diangkat menjadi Sultan, sebelum perjuangannya membatalkan perjanjian tercapai. Tetapi atas desakan Pangeran Ario Mangkubumi bersedia mengadakan perdamaian, dan menandatangani PERJANJIAN GIANTI pada tahun 1755 .

Perjanjian antara Sinuhun Pakubuwono ke-II dengan kompeni menurut ceritanya, nantinya dibatalkan sendiri secara sepihak oleh Sinuhun Pakubuwono ke-III, setelah ternyata ada tanda-tanda bahwa penandatanganan perjanjian itu dilakukan secara tidak wajar.

Menyusul kemudian PERJANJIAN SALATIGA pada tahun 1757. Dalam perjanjian ini Raden Said alias Pangeran Samernyowo dinobatkan menajadi Pangeran Adipati Mangkunegoro dan diberi tanah seluas 4.000 cacah yang diambil dari tanah Sinuhun Pakubuwana ke-III. Berikutnya muncul PERANG JAWA, atau yang oleh Belanda disebut PEMBERONTAKAN DIPONEGORO dari tahun 1825-1830. Sayang Pangeran Diponegoro gagal mengusir Belanda, malah berhasil ditangakap oleh Belanda di Magelang, kemudian ke Makasar.

Karena Yogyakarta dianggap ikut bertanggungjawab atas aksi Pangeran Diponegoro ini, maka wilayah Yogyakarta dipotong sehingga tinggal sebesar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sekarang.

Diamping itu, demi keadilan, kata Belanda, wilayah Surakarta ikut dipotong sehingga tinggal wilayah Karesidenan Surakarta sekarang. Bagi Surakarta, alasan yang ada dibelakangnya ialah bahwa Sinuhun Pakubuwono ke-IV pada saat itu juga diam-diam menyusun perlawanan terhadap Belanda.

Disinilah tampak bentuk politik VERDEEL EN HEERS Belanda. Tidak hanya wilayahnya dipersempit, tetapi yang terutama ialah kerajaannya dipecah menjadi 4 kerajaan. Akibatnya sukar sekali untuk bersatu padu dan selalu akan timbul “conflict of interest”. Para raja ingin menonjolkan eksstensinya masing-masing, bahkan mulai menganut pandangan dan cara hidup yang berlainan, yang ikut mempengaruhi rakyatnya, sehingga orang Jawa-pun ikut tepecah belah. Ini dapat dilihat baik dalam cara bicara, cara berbusana dampai pada seni gamelan dan seni tarinya. Dalam semua hal ini orang Surakarta berbeda dengan orang Yogyakarta.

Harapan akan pulihnya kembali kerajaan Mataram semakin menipis. Beberapa Sinuhun telah mencobanya, seperti yang terakhir dilakukan Sinuhun Pakubuwono ke-VI dalam Perang Jawa bersama-sama dengan Pangeran Diponegoro. Namun Belanda sudah terlalu kuat, Sinuhun Pakubuwono ke-IV tertangkap ketika mau nepi di Parangtritis, yang kemudian dibuang ke Ambon. Dan meninggal disana.

Sri Susuhunan Pakubuwono ke-VI, setelah wafat berganti nama menjadi Susuhunan Bangoentopo, diangkat menjadi pahlawan Nsional berdasarkan Surat Keputusan Presiden 17 November 1964 Nomor 294. Pada waktu pemindahan kerangkanya dari Ambon ke Imogiri ternyata ditengkorang Sinuhun terdapat peluru bekas tembakan. Ini bukti bahwa beliau meninggal karena dibunuh.

Lain ceritanya mengenai Sinuhun Pakubuwono ke-IX. Dimasa pemerintahannya Sinuhun Pakubuwono ke-IX, Belanda mendekati Sinuhun Pakubuwono ke-IX dengan maksud membujuk Sinuhun agar mau menyerahkan dengan baik-baik wilayah Bagelen dan Banyumas, atas dasar perjanjian sewa-menyewa. Tetapi Sinuhun Pakubuwono ke-IX tidak berkenan memberikan.Karena lewat jalan ini usahanya tidak berhasil, maka Belanda pernah mencoba dengan paksaan yaitu dengan kedatangan utusan Belanda ke Keraton Kasunanan Solo. Tetapi Sinuhun Pakubuwono ke-IX saat itu  tetap bertahan dan  tidak mau menuruti permintaan Belanda itu, sekalipun jika terpaksa sanggup mati bersama dengan seluruh anggota keluarga untuk mempertahankan wilayah itu.

Pada jaman Sinuhun Pakubuwono ke-X  saat itu, juga berusaha, dengan menempuh jalan diplomasi, dengan membantu dan melindungi gerakan nasional, sekalipun dengan resiko tinggi, berhasil menggugah semangat rakyat untuk berani melawan Belanda.Inilah Sinuhun terakhir yang mencobanya.

Pada hal lain menurut ramalan Joyoboyo yang dipahami saat itu, bahwa suatu ketika setelah didera penjajahan lama, akan tiba jaman kemerdekaan yang makmur sejahtera setelah muncul Ratu Adil. Apakah Proklamasi kemerdekaan 1945 merupakan perwujudan ramalan ini….???