Archive for October, 2006

25 oktober malam

Tuesday, October 31st, 2006

cuaca kurang bersahabat, panas sekali. debu-debu beterbangan.kehangatannya tampak lebih hangat dari tahun-tahun sebelumnya. surabaya, tempat aku harus memulangkan diri untuk menyapu segala kerinduan akan kasih sayang dan semua kesalahan yang tertanam.surabaya, kota ini semakin menunjukkan eksistensinya sebagai calon kota padat laksana bombay. bangunan yang baru telah berdiri tegak menghadang langit kota, kemacetan lalu lintas yang semakin parah dan meradang. surabaya, aku kembali setelah hari raya ketiga tanggal 25 oktober. langit sore sudah lama pergi ketika kereta berhenti di jalur 6 dari bandung. setengah jam lewat dari tepat. para penjemput memburu jemputannya seiring langkah mereka yang semakin cepat menyusul gerbong kereta yang melintas cepat…disana telah menanti keluargaku. malam itu surabaya tetap hangat, seperti malam-malam yang aku lewatkan dulu. aku bertemu teman sekolah masa SMA, walau sekilas aku tahu dia temanku. tidak kusapa dia, kubiarkan saja. karena aku sangat capek untuk memulai pembicaraan. kelelahan selama di kereta buatkan jadi egois bicara. hanya kulihat dia , dia tampak buncit…bukan karena habis minum banyak tapi seorang janin ada di dalamnya aku yakin itu. dia sudah besar sekarang, dia sudah jadi ibu sekarang. tanda-tanda kedewasaan terlihat di parasnya yang cantik dan dewasa. berbeda dengan wajah yang kulihat 7 tahun yang lalu.
malam itu kututup dengan tahu campur dua mangkuk,kumakan dengan rakus.rindu akan surabaya, malam itu terbayar lunas. besok ,lusa, lusanya lagi…hari yang harus aku manfaatkan benar karena aku tidak lama.semua harus lunas sehingga pulang tanpa beban. 29 malam aku pulang.

lewati tanpamu

Wednesday, October 18th, 2006

penjual : belum pulang, dik?
dimas   : belum pak. lebaran disini.kapan tutupnya pak?
penjual : tinggal 2 kali sahur lagi, habis itu tutup.
dimas    : ….menyenangkan (dalam hati)..
penderitaan tinggal dua hari lagi.warung makan tutup semua.mereka juga mudik.terpaksa mi instan jadi andalan. sampai hari pemulangan.

cimindi road

Wednesday, October 18th, 2006

lewati cimindi malam hari. jam delapan malam. macet, ramai kendaraan bermesin ditambah transportasi lokal..delman.jalan dua arah jadi searah, banyak yang tidak mau bersabar. ingin cepat pulang. ramai sekitar berjualan..makanan,pakaian, segala rupa.aku duduk disamping temanku yang mengendarai mobil kantor. menikmati jadi navigator, menikmati habis buka puasa. mataku mengarah ke depan. seketika aku melihat anak kecil, digandeng ibunya. memakai kacamata hitam. terbuat dari plastik. ingin menyebrang jalan, melintasiku diantara kemacetan. mataku masih fokus padanya. keanehanku meraba, ini kan sudah malam mengapa anak kecil itu memakai kacamata hitam..bukankah gelap?atau sekedar gaya?atau keinginan ibunya?..tidak tahu..anak kecil itu menyebrang jalan dengan arahan ibunya..gandengan ibunya sangat erat, tak mau kehilangan anaknya. aku ingat sekali di samping kanan mobilku berdiri delman lengkap dengan kuda , sais , dan penumpang..ia ikut antri. laju ibu dan anak bergegas lekas. anak terseret kecepatan ibu yang ingin sampai ke seberang.tapi sayang anak berlainan arah ..ibu ke kiri dia ke kanan mendekati kuda..ibu lupa anak memakai kacamata hitam..akhirnya anak "mencium" kuda..antara tertawa dan iba..aku kira ibu yang pantas kusalahkan..tidak ingatkan ini malam dan mengapa harus pakai kaca mata hitam..

kudanan

Sunday, October 15th, 2006

siang beli tiket. tidak bawa jaket ataupun jas hujan. mendung belum datang. cuek berangkat.
satu jam berikut. hujan deras. basah kuyup.berteduh.
setengah jam setelah. hujan lagi.basah kuyup lagi. berteduh lagi.
pulang.hujan sudah reda.badan sedang puasa. wah,bakal masuk angin.

akhirnya.badan panas.lemas.malas bekerja.

sakitkah?

Sunday, October 15th, 2006

ingin sendiri. sambil makan coklat.dengarkan lagumu.lewatkan malam.bersama adrenalin.duduk di tepi jurang.

lewati khayalan

Wednesday, October 4th, 2006

tiba-tiba akoe senang mendengarkan lagoe ini. lagoe jang berdjoedoel "Aisyah" dari group band BIMBO ini. kekagoemankoe atas sosok Aisyah ini, sangat besarnya. djarang moengkin oentoek dijoempai sekarang.senang mendengarmu, Aisyah…

Aisyah adinda kita yang sopan dan jelita
Angka SMP dan SMA sembilan rata - rata
Pandai mengarang dan organisasi
Mulai Muharam 1401 memakai jilbab menutup rambutnya
Busana muslimah amat pantasnya

Aisyah adinda kita yang sopan dan jelita
Index Prestasi tertinggi tiga tahun lamanya
Calon insinyur dan bintang di kampus
Bulan Muharam 1404 tetap berjilbab menutup rambutnya
Busana muslimah amat pantasnya

Aisyah adinda kita tidak banyak berkata
Aisyah adinda kita dia memberi contoh saja

Ada sepuluh Aisyah berbusana muslimah
Ada seratus Aisyah berbusana muslimah
Ada sejuta Aisyah berbusana muslimah
Ada sejuta Aisyah, Aisyah adinda kita

2 oktober, ini harimu

Tuesday, October 3rd, 2006

aku bangga padanya. dulu tidak seperti sekarang.dulu diremehkan.seperti terpinggirkan. aku ingat ketika dia ingin tinggi. dia berusaha keras lompat-lompat, biar tinggi katanya.sekarang sudah tinggi , 178 cm.itu contoh kecil. aku suka semangatnya buat raih sesuatu, tidak gampang menyerah. selalu ada jalan keluar. keyakinannya tinggi.dia adikku, reddy namanya.

sepurane ning

Monday, October 2nd, 2006

sepurane ning
aku gak niat ngungkit masalah iku
sepurane ning
aku salah omongan

omonganku ga enak nang ati
omonganku tolol
omonganku gak pantes metu

aku seneng krungu kabarmu
ojo lali undangane yo?

ngolek utangan

Monday, October 2nd, 2006

iki wis awal bulan
sakjane aku wis entuk kabar gembira
gajiku mudun akhir bulan
tapi
sampek saiki kok ga ono kabar
lali be’e
opo duite melok poso pisan
lagek dibayarno engko pas cedhek riyoyo

tapi masio ngono
urip kudu terus mlaku
dalan tercepat mencegah dehidrasi keuangan
yo ndelek utangan

utangan disaur engko
utangan gawe mangan

lek ono, utang dhisik po’o?

batal puasa yuk

Monday, October 2nd, 2006

noval_jiddie: mid
Ahmad Dimas: halu
noval_jiddie: batalin puasa yok!
Ahmad Dimas: setan lu
Ahmad Dimas: jauh2
Ahmad Dimas: sana
Ahmad Dimas: pergi ke neraka
Ahmad Dimas: bukannya dibelenggu malah kamu berlari2an
noval_jiddie: teh botol dingin enak niy
noval_jiddie: sapa mid yg ngajak lo batal puasa?
Ahmad Dimas: lo