dibuai lelah, ditimang gundah
perjalanan 4 hari kemarin benar-benar membunuh.berangkat dengan seorang yang sedang tamasya jiwa.jiwa dimana raga entah. antara tujuan dengan pelaksanaan berhaluan 180 derajat.sungguh menyebalkan jika tidak satu arah, plin plan pula.dewasa secara umur, balita secara pikiran.lain kali aku tidak mau pergi dengannya lagi.sia-sia saja.