sentilan pagi hari

tadi sewaktu aku hendak berangkat kerja. musibah dialami kawanku, tukang baso tahu. ketika aku melintas melewatinya, sisa-sisa kebakaran akibat kompor dagangannya masih tampak. kompor sudah keluar dari tempatnya, asap mengepul keluar dari lubang letak kompor. dengan wajah sedih dan panik kawanku meratapi kejadian itu. dia masih saja berdiri sambil menatap sisa-sisa kebakaran, dengan tangan memegang kain pel. sepertinya kain ini digunakannya untuk menghalau jilatan-jilatan api agar tidak menyebar ke seluruh bagian rombong dagangannya.
tidak terkira sedihnya, dagangan belum laku musibah pagi hari terjadi. mungkin hari ini dia mengalami defisit. tidak terhitung besarnya kekecewaannya. kekecewaan dari segi finansial pasti dia rasakan pertama. namun ini musibah kawan, kita tidak tahu kapan dan dimana itu akan terjadi. jangan patah semangat kawan! besok bangkit lagi! kita harus kerja, cari uang! tidak kerja tidak ada uang! tidak ada uang kita tidak makan!

Leave a Reply